Sebelum Sang Ayam Jantan mengeluarkan suaranya yang merdu, kulangkahkan kaki ku dengan penuh semangat, setelah menelan beberapa vitamin setelah sahur. Dengan gontai angin pagi kulalui, dingin nya udara tak menghentikan keinginanku untuk terus maju, berjuang untuk meraih kesuksesaan yang tepat berada di depan mataku. Semangat kata-kata yang sering kuucapkan di dalam lubuk hati ini, kulangkahkan kaki ku menuju masjid yang tepat berada di belakang Stasiun Kereta Api Bogor, kutunaikan kewajibanku, panggilan dari mu yaa Allah SWT. Akan kutunaikan kewajibanku ini, air suci-Mu membasuh wajah yang menginginkan Ridho dan Anugerah-Mu, kumohon lancarkan laah segala urusan duniaku, karena aku teramat ingin membalas semua kebaikan orang tuaku yang dahulu hingga saat ini telah membesarkanku dengan jerih payah nya.
Setelah menunaikan kewajibanku aku segera bergegas menuju stasiun kereta api, seketika itu pula kumelihat pedagang yang ramai menjajakan barang dagangan nya, karena mereka tahu hanya dengan cara ini mereka dapat menafkahi keluarga mereka. Kumulai duduk sendiri di kerumunan orang yang siap menjual barang dagangan nya. Setiap stasiun telah kulalui tak terasa ku sudah semakin dekat dengan tempat tujuan ku, sebelum berhenti kumulai memanjatkan doa kembali, kumohon lancarkan lah Tes ku ini.
Tepat berada di depan kantor PT. Kereta Api (Persero) Manggarai, beribu orang siap bertarung untuk memperoleh jabatan sebagai PNS. Hari itu sangat menegangkan tes tertulis yang kuhadapi saat itu, dan Alhamdulillah kulalui tes hari ini dengan lancar. Hanya menuggu apakah tes ini dapat meluluskan diriku, seminggu kutunggu kabar dari Pak Pos, dan akhirnya pak pos pun datang, aku lulus tes.





