Aku cuma mengharapkan kau menjadi milikku
Tak lebih, sulitkah kau berikan hatimu itu
Begitu sucikah hati mu
Begitu kotor kah hati ku ini untuk dapat terus memilikimu

Hati yang selama ini kau sembuyikan
Hati yang selama ini kau acuhkan
Dan aku tahu, karna aku dapat melihat dari raut pelangi di wajahmu
Wajah lugu dan polos yang kau pancarkan
Menandakan kau menginginkan hatiku
Tapi kemunafikan yang kau beri
Kemunafikan yang selama ini kau pegang teguh
Hingga hatimu pun terluka.

Mengapa..mengapa..mengapa..
Apa yang engkau inginkan dariku
Wajah lugu dan polos kini berubah menjadi api
Api dalam hatiku, hingga setiap sengatannya dapat membunuhku
Membunuh cinta yang selama ini ku berikan hanya untukmu
Tapi kini aku terlalu membencimu,
Dan tak akan kusentuh wanita lagi dalam hidupku
Ingat janjiku, wahai kau wanita yang lugu dan polos.